Beranda Kutai Timur Generasi Muda Kutim Harus Adaptif Hadapi Perubahan Dunia Kerja 

Generasi Muda Kutim Harus Adaptif Hadapi Perubahan Dunia Kerja 

76 views
0

Jalannya kegiatan Talkshow gelaran HIPMA-KT. Foto: Bahtiar/Pro Kutim

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) muda agar mampu bersiap menghadapi dinamika dan persaingan kerja global yang kian kompetitif. Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan talkshow bertajuk “Memetakan Peluang dan Menaklukkan Tantangan Dunia Kerja Terkini” yang diselenggarakan oleh Himpunan Pelajar Mahasiswa Kutai Timur (HIPMA-KT) di Ruang Tempudau, Kantor Bupati Kutim, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan yang mempertemukan unsur pemerintah daerah, legislatif, dan kalangan muda ini dihadiri oleh Wakil Bupati Kutim Mahyunadi serta Ketua DPRD Kutim Jimmi yang juga bertindak sebagai pembina HIPMA-KT. Kehadiran para pemangku kebijakan utama daerah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam merespons tantangan ketenagakerjaan di tingkat lokal.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Mahyunadi menekankan bahwa pergeseran lanskap industri saat ini menuntut pemuda untuk tidak sekadar mengandalkan ijazah formal. Menurutnya, kemampuan beradaptasi menjadi kunci utama di tengah arus disrupsi teknologi.

“Perubahan teknologi, perkembangan industri, serta kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan keterampilan menjadi tantangan yang harus dihadapi dengan kesiapan dan kemampuan beradaptasi,” ujar Mahyunadi di hadapan para peserta.

Ia menilai, tema yang diangkat dalam talkshow ini sangat relevan dengan situasi kekinian. Generasi muda Kutai Timur dituntut untuk memegang teguh kreativitas, inovasi, kecakapan komunikasi, serta penguasaan skill yang adaptif terhadap kebutuhan pasar kerja modern. Pemerintah Kabupaten Kutim, lanjut Mahyunadi, akan terus mengawal berbagai langkah strategis dalam pengembangan SDM sebagai fondasi utama pembangunan daerah jangka panjang.

Sementara itu, IKA HIPMA-KT Arief Effendi Bolly mengungkapkan bahwa gelaran ini diinisiasi sebagai bentuk kepekaan organisasi terhadap cepatnya laju perubahan pola ekonomi masyarakat. Kehadiran HIPMA-KT di tengah masyarakat, kata Arief, diarahkan untuk mengambil peran aktif dalam menjembatani generasi muda agar lebih siap membaca peluang usaha serta lapangan pekerjaan baru.

“Dunia kerja saat ini begitu maju pesat, sehingga perubahan pola ekonomi kita harus ikut menyesuaikan. Melalui acara ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa HIPMA-KT hadir untuk ikut berpartisipasi mendorong generasi muda memahami dunia usaha,” tutur Arief.

Melalui forum dialog ini, sinergi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, organisasi kepemudaan, dunia pendidikan, dan masyarakat diharapkan semakin erat. Pemerintah daerah optimistis, dengan wawasan yang luas serta optimisme yang terbangun, berbagai tantangan ketenagakerjaan di Kutai Timur dapat ditransformasikan menjadi peluang emas bagi kemajuan daerah. (kopi7/kopi13/kopi3) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini