Momen Kadispora Basuki Isnawan saat memberikan semangat kepada para peserta Festival Sepak Bola Usia Dini. Foto: Bella/Pro Kutim
SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda melalui olahraga. Jumat (28/11/2025) sore, lewat event bertajuk Festival Sepak Bola Usia Dini Bupati Cup 2025 resmi dibuka di Stadion Kudungga. Pembukaan dilakukan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kutim Basuki Isnawan yang hadir mewakili Bupati dan Wakil Bupati Kutim Mahyunadi.
Festival kali ini diikuti 32 tim dari dua kelompok usia dengan 16 tim U-10 dan 16 tim U-12. Para peserta datang dari lima kecamatan yakni Muara Wahau, Telen, Bengalon, Sangatta Selatan dan Sangatta Utara. Setiap klub peserta juga mendapat bantuan dua buah bola sebagai bentuk dukungan pembinaan atlet muda.

Momentum tahun ini dinilai sebagai babak baru hasil perjalanan panjang pembinaan sepak bola usia dini di Kutim. Sebab festival yang dulunya hanya diikuti tiga hingga empat kecamatan, kini berkembang pesat menjadi lima kecamatan dengan tingkat antusiasme yang semakin besar.
Dalam sambutannya, Kadispora Basuki Isnawan menyampaikan rasa bangga atas progres nyata pembinaan sepak bola usia dini di Kutim. Ia menilai festival ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi sarana pembentukan karakter kedisiplinan, kerja sama, dan sportivitas sejak usia pendidikan dasar.

“Di Kalimantan Timur, festival seperti ini yang terbaik, dan ini adanya cuma di Sangatta, Kabupaten Kutim,” seru Basuki disambut riuh tepuk tangan para pemain.
Basuki lalu mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini berperan dalam membina dan mencetak atlet muda Kutim baik secara langsung maupun tidak langsung.
“Prestasi yang kita lihat hari ini tidak terwujud begitu saja. Ini adalah hasil kerja bersama dan saya ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak pelatih, klub, orang tua, sekolah, Dispora, Dinas Pendidikan, KONI, dan seluruh stakeholder yang tidak pernah lelah membina dan mendampingi anak-anak kita,” ucapnya.

Kadispora kemudian memberikan motivasi khusus kepada para pemain muda agar bertanding dengan sukacita dan menjaga sportivitas.
“Hari ini dan besok main yang bagus. Tidak boleh nangis, tidak boleh berantem. Yang penting main bagus dan senang. Bisa?” serunya.

Pertanyaan itu langsung dijawab dengan penuh semangat oleh para peserta, suara lantang mereka menggema di Stadion Kudungga sebagai bentuk kesiapan untuk bertanding secara sportif dan gembira.
Basuki optimistis potensi atlet muda Kutim sangat besar sehingga pembinaan jangka panjang harus terus berlanjut.
“Potensi sumber daya manusia kita sangat besar. Kita sangat berharap pembinaan berjenjang terus berjalan agar mimpi anak-anak Kutim menjadi pemain nasional bisa terwujud,” urainya.

Festival Sepak Bola Usia Dini Bupati Cup 2025 akan berlangsung selama tiga hari dan menjadi salah satu agenda penting dalam kalender pembinaan atlet usia dini di Kutim. Sejak upacara pembukaan, antusias warga dan orang tua tampak memenuhi area pertandingan untuk memberikan dukungan langsung.
Di akhir sambutan, atas nama Pemerintah Kabupaten Kutim, Basuki secara resmi membuka Festival Sepak Bola Usia Dini Bupati Cup 2025. Sorakan dan semangat para peserta seketika memenuhi Stadion Kudungga menandai dimulainya pertandingan sekaligus semakin mendekatkan mimpi anak-anak Kutim menuju panggung nasional. Festival dibuka, semangat dikobarkan, Stadion Kudungga kembali menjadi saksi lahirnya generasi emas sepak bola masa depan.(kopi12/kopi13/kopi3)































